Jakarta, 24 Agustus 2023
Badan Pengawas Pemilihan Umum melalui salah satu komisionernya, Rahmat Bagja menyebutkan parameter kesuksesan Pemilu dan Pilkada 2024 di tengah pandemi covid-19, yaitu terselenggaranya pemilu dan pilkada yang demokratis. Selain itu, kata Bagja parameter sukses pemilu dan pilkada lainnya yakni tetap melindungi keselamatan dan kesehatan rakyat jika pelaksaan Pemilu atau Pilkada 2024 masih di masa pandemi.
Dalam rangka sosialisasi pemilu bagi pemilih pemula, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Inspektorat Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan jajaran Kementrian Agama Kota Administrasi Jakarta Utara, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara menyelenggarakan Sosialisasi Sukses Pemilu 2024 bagi para pemilih pemula.
Sosialisasi secara hibrid ini dihadiri luring oleh lebih 100 pelajar Madrasah Aliyah perwakilan se Jakarta Utara serta guru pendamping, dan lebih dari 1.000 orang secara daring yang dilaksanakan oleh seluruh pelajar Madrasah Aliyah se Jakarta Utara dari masing-masing madrasah.
Dalam Sambutannya, Kepala Kemenag Jakarta Utara, Bapak Dr. Moh. Komarudin, M.Pd mengajak para siswa untuk berpartisipasi dalam pemilu 2024. “Adik-adik harus menumbuhkan kesadaran sejak dini, bahwa kalian dilibatkan dan harus terlibat dalam proses demokrasi yang berjalan di Indonesia,” paparnya. Beliau juga berharap para siswa secara aktif mengikuti proses demokrasi di Indonesia yang mana harus melek informasi terkait pemilu 2024.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk para pemilih pemula dapat berpartisipasi aktif menyumbangkan suaranya dalam pelaksanaan pemilu yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang. Kegiatan ini juga dipersiapkan untuk meningkatkan angka partisipasi keikutsertaan dalam pemilu, khususnya bagi pemilih pemula.
Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah Jakarta Utara mengirim 8 siswa dan 3 guru pendamping pada acara yang dilaksanakan di Aula Haji Kementrian Agama Kota Jakarta Utara. Ke delapan siswa tersebut adalah Ananda Muhammad Akbar, Ananda Ahmad Raehan Abdussalam, Ananda Asyah Nabila, Ananda Nadhifa Zalfa, Wahid Hidayat, Sri Lestari, Mutiara Nurazanah, Haidir As Sidiq. Guru pendamping diwakili oleh Bapak Imam Faqih, S.Pd.I, Bapak Prayogi Mujahidin Akbar dan Ibu Sondang Nauli.(Humas MA YAPIS Al-Oesmaniyyah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar