Berita gembira datang dari guru dan karyawan Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah Tanjung Priok Jakarta Utara. Selasa tanggal 26 September 2023, merupakan hari yang penuh berkah, dikarenakan keluarga besar madrasah pinggiran ini mendapatkan kiriman kuliner khas Kota Wali, yaitu Soto Kudus, dari salah satu Orang Tua Siswa. Kiriman yang masih terbungkus rapi dalam plastik besar, langsung diterima oleh Bapak Kepala Madrasah, Drs. Muslimin, yang didampingi oleh Bapak Basuki, S.Si mewakili seluruh guru dan karyawan.
Kejadian pengiriman makanan, atau bentuk lainnya sering terjadi di Madrasah Pinggir Teluk Jakarta ini. Hal ini tentunya menjadi preseden positif bentuk hubungan atara orang tua siswa dengan madrasah, khususnya dengan guru dan karyawan. Penghargaan yang diberikan oleh orang tua, dalam bentuk visual apapun, menandakan bahwa komunikasi internal madrasah dengan dunia luar, dalam hal ini adalah orang tua siswa berjalan dengan baik, lancar bahkan menunjukkan kebermaknaan.
Secara Langsung, Kepala Madrasah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rasiman, orang tua dari Ananda Selviana Kelas XI IPS. "Terima Kasih Pak Rasiman, atas kiriman soto kudusnya. Mudah-mudahan hal ini menjadi kebaikan kita semua, khususnya menjadi amal sholeh Bapak sekeluarga.", ucap Bapak Kepala Madrasah. Kiriman ini merupakan kiriman yang ke-3 kalinya selama Ananda Selviana mengikuti proses pembelajaran di Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah.
Menurut Ahli Pendidikan dari Universitas Pajajaran (UNPAD), merumuskan pola komunikasi yang dilakukan guru dalam membangun keterlibatan orang tua menjadi tujuan dari pendidikan. Dimulai dengan memetakan bagaimana guru menerjemahkan kurikulum untuk anak, kemudian mengembangkan strategi komunikasi dalam membangun keterlibatan orangtua. Guru menerjemahkan kurikulum dengan berbagai cara yang menarik. Kemampuan memahami materi, berkomunikasi, menjawab pertanyaan sampai pada mengelola berbagai kegiatan pembelajaran. Kemampuan menciptakan berbagai program yang mensyaratkan keterlibatan orang tua dalam berbagai kegiatan anak di sekolah menjadi wadah komunikasi yang menarik. Pola komunikasi guru dalam membangun keterlibatan orang tua di sekolah terbentuk karena ketertarikan orang tua terhadap berbagai program belajar dan kehadiran disekolah dengan semangat karena memang menarik.
Hal inilah yang terus dan akan selalu dibangun oleh Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah dalam melakukan pengembangan madrasah. Komunikasi dua arah akan selalu dikembangkan dalam rangka menghimpun masukan dan kritik dari pemangku kepentingan, dalam hal ini adalah pengguna langsung yaitu Orang Tua Siswa. Ketertarikan dengan program madrasah, keterlibatkan langsung maupun tidak langsung orang tua peserta didik dalam penyusunan program pengembangan, tentunya akan menumbuhkan rasa memiliki, yang berujung pada rasa tanggung jawab dalam ikut andil memajukan madrasah.
Sebagai Informasi tambahan, Soto Kudus adalah soto yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah . Soto kudus, hampir mirip dengan soto Lamongan, soto kudus berisi suwiran ayam dan taoge. Terkadang soto kudus juga menggunakan daging kerbau. Kuahnya lebih bening.
Soto kudus dalam penyajiannya memiliki tradisi dihidangkan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi soto. Persis dengan soto lainnya, soto kudus ditemani sambal dan jeruk nipis. Hidangan soto Kudus tidak hanya dapat ditemukan di Kudus, saat ini juga dapat ditemui di berbagai kota di Indonesia.
Soto kudus tidak ada yang menggunakan daging sapi karena penghormatan muslim Kudus terhadap agama Hindu, yang mana sapi adalah hewan yang mereka anggap suci. Namun hal ini hanya sebatas anjuran yang berasal dari Sunan Kudus. Dia mengajari Orang Islam untuk menghargai agama lain, khususnya agama Hindu.Ini disebabkan ketika itu di Kudus banyak orang yang memeluk agama Hindu. Hal ini merupakan bentuk toleransi yang telah diajarkan oleh Sunan Kudus pada pemeluk agama Islam yang tinggal di daerah Kudus. Budaya itu pun masih berlaku sampai sekarang.(Humas MA YAPIS Al-Oesmaniyyah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar