Post Page Advertisement [Top]

ArtikelHumasKurikulum

SISWA KELAS XII IPA MADRASAH ALIYAH YAPIS AL-OESMANIYYAH LAKUKAN PRAKTIKUM KIMIA: SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

 

Jakarta, 07 September 2023

Praktikum adalah kegiatan belajar yang berbentuk pengamatan terhadap percobaan atau pengujian di laboratorium yang diikuti dengan analisis dan penyimpulan terhadap hasil pengamatan tersebut. 

Susunan atau tahapan Praktikum yang tercantum dalam kurikulum pada dasarnya merupakan sebuah diagram-alir sistematika pendidikan. Oleh karena itu siswa tidak disarankan memilih suatu materi Praktikum dengan mengambil jalan pintas atau dengan melompat-lompatan.
Praktikum dan pembelajaran merupakan satu kesatuan utuh dari proses belajar mengajar. Disarankan agar pembelajaran dan praktikum dari suatu mata pelajaran dilaksanakan dalam semester yang bersamaan.

Kehadiran dalam pembelajaran dan kegiatan mandiri siswa keduanya sangat penting dalam penguasaan materi pelajaran. Oleh karena itu, keduanya menjadi persyaratan bagi pelaksanaan ujian atau penilaian hasil belajar sesuai dengan ketentuan yang berlaku di suatu lembaga pendidikan.

Mata Pelajaran Kimia pada Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah adalah salah satu mata pelajaran yang menggabungkan antara proses belajar mengajar dengan kegiatan praktikum. Seperti pada Bab Sifat Koligatif Larutan, peserta didik dituntut untuk melakukan eksperimen atau percobaan sifat-sifat koligatif larutan, yang terkait dengan kenaikan atau penurunan titik beku, titik didih.
Larutan merupakan campuran homogen antara dua atau lebih zat. Adanya interaksi antara zat terlarut dan pelarut dapat berakibat terjadinya perubahan sifat fisis dari komponen penyusun larutan tersebut, salah satunya adalah sifat koligatif larutan. Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang hanya dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut di dalam larutan.

Proses pembekuan suatu zat cari terjadi bila suhu diturunkan, sehingga jarak antar-partikel sedemikian dekat satu sama lain dan akhirnya bekerja gaya tarik menarik antar-molekul yang sangat kuat. Adanya partikel zat terlarut mengakibatkan proses pergerakan molekul pelarut terhalang, akibatnya untuk dapat lebih mendekatkan jarak antarmolekul diperlukan suhu lebih rendah. Jadi titik beku larutan akan lebih rendah daripada titik beku pelarut murninya. Perbedaan titik beku akibat adanya partikel zat terlarut disebut penurunan titik beku (ΔTf).

Dalam percobaan ini siswa dituntut untuk melakukan pengamatan terhadap apa yang terjadi pada proses pembuatan es krim. Kegiatan ini dipilih berdasarkan hasil analisis ketersediaan sumber daya dan daya dukung yang dimiliki oleh Madrasah Pinggiran ini. Keterbatasan daya dukung dalam hal ini sarana dan prasarana, tidak menurutkan pembelajaran praktikum dinegasikan.
Kegiatan yang digawangi oleh Bapak Basuki, S.Si selaku guru pengganti sementara Guru Kimia yang telah lulus tes seleksi pegawai PPPK.  Kegiatan ini mendapat dukungan secara penuh oleh calon guru pengganti guru kimia yang baru, Ibu Mutiara, S.T yang sedang merampungkan skripsi di Jurusan Teknik Kimia, Universitas Muhamadiyah Jakarta.
Proses praktikum berjalan lancar, tertib dan sesuai dengan prosedur kegiatan praktikum. Walaupun tidak dilaksanakan di ruang praktikum, karena Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah sedang mempersipakan ruangannya. Kebermaknaan dari praktikum kimia ini menjadi ruh dan semangat pembelajaran sepanjang hayat. Janganlah keterbatasan menjadikan penjara bagi kita,  untuk tetap mengembangkan potensi, bakat dan kemampuan analisis yang telah Allah anugerahkan pada kita. (Humas MA YAPIS Al-Oesmaniyyah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]